Pikiran dan tubuh adalah satu kesatuan dan saling
berhubungan satu sama lain, sehingga bila pikiran anda sedang tidak tenang maka
berpengaruh pada metabolisme tubuh anda. Sebuah cara pandang yang luar biasa, yang memiliki arti luas
bagi kesehatan tubuh dan performa anda dalam keseharian.
Hubungan antara pikiran dan tubuh ini saya buktikan sendiri
dalam berbagai kasus:
1. Saat melakukan Live Blood Analysis menggunakan mikroskop
elektronik yg saya punya, membuktikan bila seseorang yg pikirannya sedang stress
maka sel darah merahnya berhenti bergerak dan saling berdempetan, padahal
seharusnya sel darah merah itu harus bergerak aktif, inilah alasannya orang yang
lagi banyak pikiran tubuhnya menjadi lemas.
2. Saat melakukan Hypnotherapy, tubuh akan merespond seperti
yg kita perintahkan, ketika diminta relaks maka akan relaks dan ketika diminta
keras maka tubuh akan mengeras, inilah alasannya mengapa orang yg lagi di
hypnosis terlihat seperti tertidur, tubuh kaku, tidak terasa panas.
3. Saat memberi motivasi di NLP Class Series dan KI Batam
Hinterland, saya mempraktekkan teknik Super Hero, yakni kita bergaya seperti
super hero yg paling kita sukai, hasilnya muncul semangat dan gairah positif
dari dalam tubuh.
Dan masih banyak contoh - contoh lainnya, tentu saja.
Seperti dalam praktek Public Speaking yang saya ajarkan di MotSah Batam, posisi
berdiri, berjalan dan gerakan tubuh seorang pembicara akan mempengaruhi
semangatnya saat berbicara di depan umum.
Saat kita SD, guru2 kita sering teriak duduk yang rapi, yang
tegak, jangan tiduran, jangan terlalu santai. Ya, karena itu akan
mempengaruhi konsentrasi dan semangat kita saat belajar.
Dan yg sering terjadi, saat kita mulai berpikir bosan maka
tubuh akan merespon dengan menguap, mata berat, dan tubuh lemas. Saat menonton film horor, kita merasa takut sehingga tubuh
merespon dengan berteriak, merinding dan gemetar.
Di sisi positifnya, hanya dengan memikirkan liburan ke
tempat yg kita suka tubuh merasa segar dan bersemangat.
Nah yg lebih hebatnya lagi, terjadi di berbagai kasus
psikosomatis yg telah saya tangani ( Psikosomatis terdiri dari dua kata,
pikiran (psyche) dan tubuh (soma). Gangguan psikosomatis adalah penyakit yang
melibatkan pikiran dan tubuh, di mana pikiran memengaruhi tubuh hingga penyakit
muncul atau diperparah.)
Rata-rata pasien yang emosionalnya terganggu memiliki salah satu
keluhan migrain, asam lambung tinggi, jantung berdebar, sakit di ulu
hati, sering gemetaran, keringat dingin. Dan ketika masalah emosionalnya
teratasi, maka keluhan ditubuhnya pun ikut teratasi.
Nah, apa manfaatnya kita mengetahui fenomena ini:
1. Jika anda mau ketemu dengan orang yang anggap
"penting" lalu anda grogi dan gelisah, berdiri tegaklah, hirup nafas
dalam2, dan berfikir orang yang anda temui adalah teman lama yg pengen banget
ketemu sama anda
2. Jika anda mau mengikuti ujian, presentasi, tampil didepan
umum, maka bayangkanlah nanti saat mengikuti ujian, presentasi, anda
berhasil dengan sukses, semua orang bertepuk tangan dan menyalami anda, lalu
keinginan yg selama ini anda inginkan terwujud.
3. Ketika anda sedang menjaga toko, jualan seharian sepi
pengunjung, bayangkanlah tempat liburan yg anda sukai dan setiap pengunjung yang
datang akan membawa tiket liburan anda.
4. Saat anda mengunjungi teman yang sakit, jangan tunjukan
wajah sedih berlarut - larut, sekedar saja lalu perbanyaklah tersenyum dan
menceritakan cerita2 senang, aktivitas yg membuat pasien senang bila sudah
sembuh nanti
Nah mudah kan, selamat mencoba ya
Jadi kesimpulannya:
Mind and Body are One System and Affect Each Other
membuktikan keterkaitan antara pikiran dan tubuh kita, sehingga kita bisa
mensettingnya sesuai keinginan kita masing - masing.
Untuk konsultasi dan mempelajari NLP lebih lanjut, silahkan hubungi:
Ade Jamil Himawan, S.E, CT.NNLP, C.NLC, C.HT
Emotional Therapist & Communication Trainer
Kepri Mall Lt. 3 - Os.Edu - GICI Batam: WA: 081364333576


Enak yah kalo memikirkan tempat liburan saja bisa bikin tenang, harus belajar ini
BalasHapus